jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Disbudpar Perpanjang Pasar Rakyat Selama Dua Minggu, Pedagang Diminta Bayar 1.5 Juta

Sabtu, 19 November 2022 | 10:21 am
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 26

jurnalmadura.com, BANGKALAN – Pasar rakyat yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangkalan dalam memeriahkan hari jadi Kabupaten Bangkalan di perpanjang selama dua minggu, pedagang diminta membayar Rp. 1.500.000 untuk bisa melanjutkan dagangannya.

Dari pengakuan salah satu pedagang yang terpaksa tidak memperpanjang sewa stannya, ia mengaku sejak awal sewa stan di pasar rakyat terlalu mahal, dan pengunjung juga tidak banyak, sehingga dia memutuskan untuk tidak memperpanjang stan yang dia sewa.

“Mahal mas, sewa stannya aja 2 juta, itu hanya tenda doang, terus katanya kalau mau di perpanjang harus bayar 1.5, gak nutut jualan disini,” Terang Romli

Menurut dia, kondisi saat ini tidak prospek jualan di pasar rakyat, selain tempatnya becek kalau hujan, karcis masuknya juga terlalu mahal, sehingga berimbas pada pengunjung yang datang.

Baca Juga:  Perjalanan Spiritual Kapolres Bangkalan, Part I, Malam Jumat Kunjungi Gubuk Almarhum Waliyullah Ra Lilur

“Karcis masuknya disini terlalu mahal, 25 ribu sekali masuk, parkir juga masih beda, gak tau, katanya ini yang menyediakan pemerintah Bangkalan, tapi kok semuanya serba mahal,” Keluh dia

Aktifis PAKIS menyayangkan, semrawutnya kegiatan pasar rakyat yang diadakan oleh disbudpar Bangkalan, bahkan menurutnya begitu keji mempermainkan para UMKM yang seharusnya mendapat bantuan dari pemerintah.

“Kalau ini benar, terkait sewa stan yang begitu mahal itu, maka saya yakin, ini banyak permainan di Dinas terkait, apa lagi itu di pihak ketiga kan, saya tidak tahu payung hukumnya dari mana, segala kegiatan di disbudpar itu kayaknya selalu pihak ke tiga, kalau perlu Kadisnya juga sekalian di Pihak ke tiga kan,” Ucap Durrahman, Ketua DPP Pakis (Mahallil)

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.