jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Dewan Pertanyakan Mahalnya Sewa Stan Pasar Rakyat Yang Mencapai 2-4 Juta, Disbudpar Mengelak Adanya Retribusi, Berlindung Dibalik EO

Jumat, 18 November 2022 | 8:54 am
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 47
google.com, pub-2033676592392824, DIRECT, f08c47fec0942fa0

jurnalmadura.com, BANGKALAN – Setelah ramai menjadi perbincangan publik terkait mahalnya retribusi pasar rakyat di alun-alun selatan Kota Bangkalan, anggota DPRD Kabupaten Bangkalan mempertanyakan aturan yang di pakai oleh dinas terkait dalam menarik retribusi stan pasar rakyat.

Pasar Rakyat yang dilaksanakan dalam rangka menyambut hari ulang tahun Kabupaten Bangkalan yang ke 491 beberapa minggu yang lalu, saat ini sudah memasuki bulan kedua dalam pelaksanaan pasar rakyat tersebut.

Subaidi, Politisi asal Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) yang juga anggota Komisi D DPRD setempat meminta, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bangkalan memperjelas aturan yang di pakai penarikan sewa stan untuk para pelaku usaha di pasar rakyat.

“Pasar rakyat ini kan merupakan rangkaian peringatan hari jadi Bangkalan, kalau memang ada penarikan sewa stan, ya harus ada aturan yang jelas dan jangan sampai membebani para UMKM,” Terang mantan pegawai THL Bangkalan ini. Kamis (27/11/2022)

Selain aturan yang jelas terkait retribusi sewa stan pasar rakyat, menurut pria yang biasa di panggil aba Baidi ini, dengan sewa stan yang sampai jutaan perbulan itu, harus ada PAD ke Pemkab Bangkalan.

Baca Juga:  Permudah Pelayanan, Bupati Bangkalan Launching Program Cepat Terpadu

“Jangan sampai sewa stan pasar malam yang mencapai 4 juta itu masuk ke kantong sendiri, itu sangat banyak dan mahal sewanya, belum lagi retribusi karcis masuk pasar rakyat itu,” Katanya

Muhammad Hasan Faisol, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangkalan, mengelak saat para awak media beberapa waktu yang lalu menanyakan adanya retribusi sewa stan pasar rakyat, karena menurutnya, pihaknya memasrahkan sepenuhnya urusan pasar rakyat kepada pelaksana (EO).

“Ndak ada, katanya siapa itu le’, kegiatan pasar rakyat ini tidak ada anggarannya, kita sudah pasrahkan semuanya ke EO,” Terangnya singkat

Sekedar di ketahui, sewa stan pasar malam untuk satu bulan setiap stan bervariasi, ada yang 2 juta sampai 4 juta, tergantung lebar stan yang di pakai, sedangkan untuk karcis masuk pasar rakyat mencapai 25 ribu. (Red/Mahallil)

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.