jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Survei LPMM : Kekuatan Kaum Milenial Antarkan Prabowo -Gibran Menang Pilpres 2024

Monday, 5 February 2024 | 12:33 pm
Reporter:
Posted by:
Dibaca: 82

JAKARTA, jurnalmadura.com – Lembaga Penelitian Masyarakat Millenial (LPMM), melakukan survei jajak pendapat pada generasi millenial dan gen-z terkait preferensi terhadap ketiga paslon di pilpres.

Kordinator LPMM, Alamsyah Wijaya mengatakan pada tahun politik 2024 generasi muda akan menjadi pemilih yang menentukan nasib masa depan bangsa 5 tahun ke depan. Pemilih usia muda mencapai 52% atau sekitar 106.358.447 jiwa.

“Untuk menguji preferensi kaum milenial dan gen-z, LPPM melakukan penelitian pada 1892 responden yang tersebar di 402 Kabupaten/Kota di Indonesia. Penelitian memiliki margin of error -/+2,21 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen,” kata Alamsyah Wijaya, dalam keterangannya Senin (5/2/2024).

Pihaknya, menilai bahwa dari hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 79,6 persen generasi milenial dan gen-z saat ini sangat peduli terhadap isu-isu seperti korupsi, perapan hukum, lingkungan hidup dan kesejahteraan.

“Sebanyak 81,7 persen generasi milenial dan gen-z sangat memperhatikan pengalaman seorang calon presiden merupakan kriteria penting dalam menilai calon presiden,” ucap Alamsyah

Berdasarkan survei LPMM yang dilakukan sejak 17-30 Januari 2024, generasi milenial dan gen-z lebih dominan memilih Prabowo-Gibran Sebanyak 51,9 persen. Responden terpikat pada paslon 2 itu karena dinilai memiliki pengalaman dan kemampuan dalam menjalankan roda pemerintahan.

Sedangkan Ganjar-Mahfud dipilih 30,6 persen responden dan Anies-Muhaimin dipilih 10,2% responden. Sementara 7,3 persen masih merahasiakan pilihannya pada Pilpres 2024 nanti.

Pengamat politik Universitas Mulawarman (Unmul) Kalimantan, Budiman menilai survei LPMM yang melihat suara kaum milenial sangat mempengaruhi pemenangan pilpres 2024.

“Kalau saya lihat dari survei LPMM suara kaum milenial sangat pengaruhi pemenanganan pilpres 2024,” kata Budiman, kepada wartawan, Senin (5/2/2024).

Budiman menyebutkan para capres tidak mudah untuk menarik suara kaum milenial karena anak mudah lebih cerdas dalam memberikan suaranya kepada para capres.

Baca Juga:  Tidak Ada Sosialisasi, PKL Boikot Acara Jambore Pemuda Jawa Timur Di Monomen Arek Lancor Pamekasan

“Jadi para capres tidak mudah untuk menarik suara kaum milenial karena anak mudah lebih cerdas dalam memberikan suaranya kepada para capres,” jelasnya.

Budiman, mengungkap alasan kaum milenial lebih cenderung memilih Prabowo-Gibran karena ada sosok Gibran masih menjadi tokoh anak mudah dibawah umur 40 an yang maju sebagai cawapres.

“Alasan kaum milenial lebih memilih Prabowo-Gibran karena sosok Gibran yang menjadi tokoh anak mudah dibawah umur 40 tahun an yang maju sebagai cawapres,” paparnya.

Menurutnya, icon gemoy menjadi pusat perhatian masyarakat, karena menjadi gambaran seperti anak muda. Maka dari itu, menjadi salah satu naiknya elektabilitas Prabowo-Gibran.

“Icon gemoy menjadi pusat perhatian masyarakat, karena gemoy menjadi gambar seperti anak muda. Maka ini menjadi salah satu naiknya elektabilitas Prabowo-Gibran,” ucapnya.

Tak hanya itu, kaum milenial memiliki pemilih sendiri sehingga sering menjadi perhatian para capres untuk merebut suara kaum muda.

“Kaum milenial memiliki pemilih sendiri sehingga sering menjadi perhatian para capres untuk merebut suara kaum muda, karena pengaruhnya sangat besar di pilpres 2024,” bebernya

Menariknya lagi, kata dia, Prabowo-Gibran saat ini sudah cukup dikenal baik di perdesaan hingga perkotaan sebagai sosok capres-cawapres yang maju di pilpres 2024.

“Prabowo-Gibran saat ini sudah cukup dikenal baik di perdesaan hingga perkotaan sebagai sosok capres-cawapres yang maju di pilpres 2024,”imbuhnya.(Redaksi)

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.