jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Cegah Penularan Covid-19, Ketua RW Griya Abadi Bangkalan Perketat Pintu Masuk Perumahan

Kamis, 16 April 2020 | 9:41 pm
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 474
google.com, pub-2033676592392824, DIRECT, f08c47fec0942fa0

BANGKALAN – Dalam rangka memutus rantai penyebaran Corona Virus Disease Covid-19, Perum Griya Abadi Bangkalan perketat akses masuk bagi warga dan tamu dengan menerapkan wajib menggunakan masker dan cek suhu tubuh.

Perum Griya Abadi merupakan salah satu perumahan Kawasan Phisical Distancing, sehingga baik warga dan tamu yang hendak masuk wajib tunjukkan identitas, tamu 1×24 jam wajib lapor, kendaraan roda empat wajib buka kaca samping dan helm bagi pengendara roda dua serta disediakan alat cuci tangan bagi Ojek Online (Ojol).

Aturan tersebut diberlakun berdasarkan persetujuan warga dan berlaku sejak Rabu 15 April 2020 dengan menyediakan posko pantau di gerbang masuk serta petugas penjaga yang standby 24 jam.

H. Anang Widiarto, Ketua Rw Perum Griya Abadi mengunkapkan, penerapan kawasan wajib menggunakan masker tersebut didasarkan kehawatirannya setelah Kabupaten Bangkalan dinyatakan dalam zona merah.

“Kami beserta pengurus ketua RT mengambil langkah inisiatif bagaimana jika Perum Griya Abadi menerapkan warga atau tamu untuk wajib menggunakan masker,” ungkapnya. Kamis (16/4/2020)

Baca Juga:  Dampak Pandemi Corona, Honda Mitra Gresik Bangkalan Lakukan Penjualan Secara Online

Menurut Anang, berdasarkan rapat antara RW dan seluruh RT yang ada di Perum Griya Abadi ini dan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di Bangkalan khususnya di Perum Griya Abadi.

“Setiap warga dan tamu yang keluar masuk Perum harus mematuhi aturan, Alhamdulillah mendapat respon positif dari warga,” tegas Anang.

Berdasarkan dukungan warga termasuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia yang berdomisili di Perum Griya Abadi secara sukarela menyumbangkan masker.

“Kami juga mendapat sumbangan masker sehingga setiap warga dan tamu yang hendak masuk tidak menggunakan masker maka diberikan selama persediaan kami ada,” tutur pria yang juga merupakan anggota Kepolisian Polres Bangkalan ini.

Selama penerapan Wilayah Wajib Masker Anang kembali menambahkan bahwa tidak ada kendala bagi warga sekitar, namun tamu yang hendak masuk terkadang terkejut.

“Selama ini kalau dari warga tidak ada kendala apapun. Namun tamu yang mau masuk dan tidak tahu tentang penerapan wajib masker terkadang terkejut,” tandasnya

Reporter: Mahallil

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.