jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Warga Sumenep Tewas Di Ngawi Saat Perjalanan Mudik Dari Jakarta, Hasil Rapid Test Negatif

Kamis, 16 April 2020 | 7:35 pm
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 212

SUMENEP – Kepolisian Resort (Polres) Sumenep, Kondim 0827, Pemkab Sumenep, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moh. Anwar Sumenep Gelar Konferens Pers, terkait warga Sumenep yang tewas dalam perjalan mudik dari Jakarta menuju kampung halamannya.

Diketahui sebelumnya, seorang pria yang berusia 35 tahun tersebut melaksanakan perjalanan mudik dari Jakarta menuju Sumenep bersama istri dan 3 orang lainya pada hari Rabu (15/04/2020) Kemarin. Ditengah perjalanan, tepatnya di Kabupaten Ngawi pria tersebut tewas secara mendadak. Lalu oleh keluarganya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Dr. Suetomo Surabaya.

“Diketahui hasil test dari Rumah Sakit Dr. Suetomo Surabaya, pria tersebut negatif Covid-19,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Supriadi, didepan awak media, Kamis (16/04/2020).

Dia menerangkan bahwa, saat akan dilakukan pengiriman jenazah tersebut ke Sumenep, pihaknya bersama Forkopimda, dan Bupati Sumenep  melakukan rapat tentang proses penguburan warga Sumenep yang meninggal dunia tersebut.

“Dengan memandang tidak adanya underestimate (meremehkan-res), kami tetap melakukan perlakuan pemakaman sesuai prosedur protokol kesehatan,” terang Deddy.

Baca Juga:  Gegara Santet, Dua Warga Lenteng Sumenep Harus Berhadapan Dengan Polisi

Sementara untuk istri jenazah, sambung Dedy, sudah dilakukan pengecekan oleh pihak RSUD Sumenep melalui Rapid Test dan hasilnya negatif, kemudian dilakukan Ronsem Paru dengan hasil bersih, juga sudah dilakukan pengecekan dengan menggunakan alat Diagnosa Pishi Art yang nantinya akan dikirim ke laboratorium di Surabaya untuk menentukan istri tersebut positif Covid-19 atau tidak.

“Kami bersama Forkopimda Sumenep akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga Sumenep tetap zona hijau,” bebernya.

Sedangkan untuk jenazah sendiri, kata Dedy, dari hasil kordinasi dengan pihak Rumah Sakit Dr. Sutomo Surabaya, karena perjalanan dari Jakarta memakan waktu lama, sehingga kondisinya sudah mengalami kaku mayat, akibatnya sampel darahnya telah mengalami kerusakan.

Namun yang pasti, dia menegaskan, hasil lebih lanjut akan melihat perkembangan kesehatan dari istri tersebut yang saat ini sudah menjalani isolasi diri di RSUD Sumenep.

“Istri dan keluarganya pun juga sudah menyetujui akan langkah tersebut,” tutupnya.

Reporter: Masyhuri
Editor: Mahallil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.