jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Dugaan Oknum Disdik Nakal di Pengadaan Alat Permainan Edukasi Dilaporkan Ke Kejari Sumenep

Senin, 20 April 2020 | 3:31 pm
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 253
google.com, pub-2033676592392824, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SUMENEP – Dugaan adanya salah satu oknum yang nakal di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep pada pengadaan Alat Permainan Edukasi pada tahun 2019 silam, dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat oleh LSM Sumenep Independen (SI), Senin 20 April 2020

Pasalnya, dari hasil temuan lembaga SI itu, terdapat beberapa kejanggalan dan keanehan dalam pengadaan APE di Dinas Pendidikan (Disdik) pada tahun 2019 silam. Yakni, salah satunya lembaga penerima belum menerima barang, telah mentransfer sejumlah uang untuk belanja alat permainan tersebut.

“Kabarnya jumlah transfer dari lembaga pada pihak ketiga berfariasi, mulai dari Rp. 1 juta, Rp. 2 juta hingga sampai kurang lebih Rp. 3 juta,” ungkap Syahrul Gunawan Ketua Lembaga SI, pada sejumlah awak media, Senin (20/04/2020).

Sedangkan, sambung Syahrul, meskipun barangnya belum diterima oleh lembaga, akan tetapi sebagian lembaga penerima telah menyelesaikan laporan pertanggungjawaban (SPJ) penggunaan bantuan tersebut.

Baca Juga:  72 Triliun DD di Sumenep Pencairannya Akan Dipercepat, Kepala DPMD : Perlu Ada Surat Kuasa Bupati

“Ini kan sudah janggal, mestinya LPJ itu dibuat apabila sudah dibelanjakan dan barangnya ada. Ini tidak, barangnya belum ada tapi LPJnya selesai,” kata Syahrul.

Tidak hanya itu, kata Syahrul, kejanggalan lain ditemukan bahwa, ada salah satu oknum Disdik Sumenep, diduga ikut bermain mata dalam realisasi proyek tersebut, sebab oknum itu mengarahkan kepada salah satu perusahaan pihak ketiga, dalam membelanjakan bantuan APE tersebut.

“Kalau itu benar sudah bisa dipastikan adanya dugaan permainan yang mengarah pada monopoli. Tetapi, ini masih sebatas dugaan saja, biar nanti disidik oleh Kejaksaan. Kami harap Kejari Profesional dalam menangani laporan ini,” tegasnya.

Sementara sampai berita ini di muat, Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep Djamaluddin, belum bisa memberikan keterangan resmi terkait laporan tersebut. Lantaran saat ini pihaknya ada acara di luar kantor saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya.

Reporter: Masyhuri
Editor: Mahallil

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.