jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Dari 332 Desa Di Sumenep, Hanya 30 Desa Yang Baru Mengajukan Pencairan BLT Dari DD

Senin, 11 Mei 2020 | 5:28 pm
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 297

SUMENEP – Sampai hari ini hanya baru 30 Desa dari 332 Desa di Kabupaten Sumenep yang mengajukan pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang di ambil dari anggaran Dana Desa (DD).

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli. Dia mengatakan bahwa selama ini masih ada 30 Desa yang mengajukan pencairan khusus Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Pasalnya pencairan BLT yang bersumber dari DD tersebut, sudah mulai bisa dicairkan oleh tiap desa. Dengan syarat validasi data menjadi perhatian utama supaya penyaluran bantuan itu bisa tepat sasaran.

“Dari hasil laporan saat ini hanya sekitar 30 Desa yang sudah mengajukan pencairan khusus BLT. Jadwal pencairan khusus BLT sangat ditentukan dari pengajuan ke Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) di Kabupaten Pamekasan,” ungkap Ramli pada awak media saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya. Senin (11/05/2020).

Baca Juga:  Setelah Zona Merah, Bupati dan MUI Sumenep Himbau Tarawih Dirumah Masing-Masing

Dia menjelaskan Pencairan BLT itu Rp 600.000 per bulan ternyata masih tergantung dari kesiapan masing-masing Desa. Sebab kata Ramli, untuk penunjang pengajuan pencairan, Desa harus mendapatkan rekomendasi dari Pemerintah, melalui DPMD setempat.

Untuk peneri bantuan utu sendiri, sambung Ramli, iyaitu masyarakat miskin yang belum pernah menerima bantuan dari pemerintah dalam bentuk lain. Seperti mendapatkan Kartu Prakerja, bantuan pangan non tunai, bantuan sosial di bawah Kementerian Sosial (Kemensos), atau bantuan dalam bentuk Program Keluarga Harapan (PKH).

“Sayangnya, beberapa hari terakhir ada kesulitan untuk memposting di bagian IT-nya. Jadi ada data yang harus di-input dulu untuk bisa melakukan pencarian,” tutupnya.

Reporter: Masyhuri
Editor: Mahallil

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.