jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Perahu Pengangkut Pengantin Yang Hilang Kontak Akhirnya Ditemukan Di Pulau Sitangger Sulawesi

Senin, 24 Februari 2020 | 5:41 pm
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 360
google.com, pub-2033676592392824, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SUMENEP – Perahu ‘SURGAKU’ yang mengangkut pengantin, asal Desa Tanjung Kiaok, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, akhirnya ditemukan di pulau Sitangger Sulawesi Selatan.

Pasalnya, setelah dikabarkan hilang kontak perahu yang mengangkut pasangan pengantin itu, pihak kepolisian dan beberapa pihak terkait mulai pencairan dari perairan Pulau Sapeken sampai area perairan Sulawsi. Pencairan itu dibantu oleh Tim Basarnas Nusa Dua Bali dengan menggunakan Armada SAR 229.

Selanjutnya pada Hari Minggu (23/02/2020) Kemarin, sekitar pukul 20:00 WIB ada informasi dari Ketua BPD Tanjung Kiaok, Hasani (48), mejelaskan bahwa perahu itu sudah ditemukan dan semuanya dalam keadaan selamat

Menurut keterangan yang dihimpun dari Kasubbag Humas Polres Sumenep. AKP Widiarti, mengubgkapkan bahwa menurut keterangan dari Jamik, nahkoda perahu tersebut menceritakan kronologi saat perahunya kehilangan kontak.

Baca Juga:  Baru Empat Bulan Diperbaiki, Jalan Penghubung Antar Kecamatan Di Sumenep Sudah Rusak Parah

“Kata Jamik pada saat itu kapal mati mesin sehingga terdampar di Palau Sitangger Sulawesi selatan yang tidak berpenghuni,” ungkapnya.

Akhirnya, sambung Widiarti, Jamik menghubungi kepada saudaranya bahwa mereka semua dalam keadaan selamat. Dan sedang berada di pinggir Pulau Sitangger Sulawesi.

AKP Widiarti, menjelaskan akan melakukan evakuasi pada hari ini, Senin (24/02/2020), melalui tim penjemputan dari Desa Tanjung Kiaok Kecamatan Sapeken dengan menggunakan kapal yabg bernama “Ina Indah” yang akan dinahkodai oleh Haji Bacok (60).

“Tim penjemputan akan berangkat ke Pulau Sitangger Provinsi Sulawesi Selatan,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, bahwa perahu ‘Surgaku’ yang pada hari Selasa (18/02), yang memuat rombongan pengantin dari Pulau Sailus sebanyak 9 orang menuju Pulau Sapeken, namun setelah 1 jam perjalanan akhirnya perahu hilang kontak.

Reporter: Masyhuri
Editor: Mahallil

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.