jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Begini Penjelasan Kepala PLN Bangkalan, Terkait Pemadaman Di Kecamatan Burneh dan Socah

Kamis, 9 Januari 2020 | 2:40 pm
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 544
google.com, pub-2033676592392824, DIRECT, f08c47fec0942fa0

BANGKALAN – Warga Burneh dan Kecamatan Socah Bangkalam Madura Jawa Timur mengeluhkan pemadaman listrik yang dilakukan PLN. Pasalnya pemadaman rutin dilakukan selama 6 jam selama 2 hari beturut-urut pada hari senin hingga selasa.

Pemadaman itu berlangsung dari sekitar pukul 13.00 hingga pukul 19.30 masih tetap berlangsung. Seorang warga desa Langkap, Dewi (23) mengeluhkan pemadaman listrik tersebut. Menurutnya, pemadaman listrik yang berlangsung lama cukup mengganggu aktifitas keseharian mereka.

“Pemadamannya cukup lama, jadi mengganggu kegiatan sehari-hari saya. Saya juga terhambat masalah pekerjaan karena pekerjaan saya memang menggunakan hanphone genggam” akunya, saat menemui awak media, Kamis (08/01/2020)

Dewi juga berasumsi, jika terjadinya pemadaman listrik yang cukup lama ini berkaitan dengan RSUD Bangkalan yang terbakar dan menyayangkan karena pada saat itu pemadaman dilakukan bahkan sebelum adanya hujan.

“Saya kira karena ada kebakaran di RSUD mangkanya dimatikan lama atau kan biasanya pemadaman dilakukan kalau ada angin atau hujan lebat, tapi ini malah pemadaman dilakukan sebelum adanya hujan, kami jadi bertanya-tanya kenapa” ujarnya.

Baca Juga:  Dianggap Melecehkan, PC. PMII Pamekasan Kutuk Tindakan Arogansi Dosen IAIN Madura

Sementara itu, Pangky selaku manager PLN cabang Bangkalan menyampaikan, pemadaman dilakukan karena daerah Burneh masih rentan terhadap pohon, sehingga pihak PLN Bangkalan perlu memastikan penyebab normalisasi listrik kembali.

“Kami harus memastikan penyebabnya, harus inspeksi, jadi tidak bisa kami langsung tarik semua, sesuai jaringan. Intinya kalau pemeliharaan kami sudah pangkas, karena kami melayani 9 kecamatan jadi harus membagi, termasuk langkap. Kami berusaha memperbaiki dan lagi pula untuk pemangkasan pohon kita juga harus ijin pada pihak terkait lainnya seperti DLH” katanya.

Kalau untuk hubunganya dengan RSUD Syamrabu yang terjadi kebakaran beberapa hari yang lalu, tidak ada kaitannya, karena hal itu beda jaringan.

“Pemadaman yang terjadi kemarin sama sekali tidak ada hubungannya dengan kejadian kebakaran di RSUD, sama sekali tidak ada, itu karena murni kita ingin menghindari hal yang tidak diinginkan karena intensitas hujan masih sangat tinggi” pungkasnya.

Reporter: Fara
Editor: Mahallil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.