jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Dikeluhkan Warga, PLN Cabang Bangkalan Siap Ukur Ulang KWH Meteran Yang Bermasalah

Rabu, 26 Februari 2020 | 9:39 am
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 288
google.com, pub-2033676592392824, DIRECT, f08c47fec0942fa0

BANGKALAN – Kabar mengenai pembayaran tagihan Listrik di PLN cabang Bangkalan yang diisukan memakai metode perkiraan, santer di bicarakan oleh masyarakat, khususnya masyarakat yang berdomisili di Kabupaten Bangkalan.

Sebelumnya salah satu warga yang mengeluhkan pembayaran PLN hingga puluhan juta dan tidak sesuai dengan KWH yang dipakai mendatangi kantor PLN cabang Bangkalan untuk meminta kejelasan.

Pasalnya setiap membayar listrik, salah satu warga inisial (RHM) yang tinggal di salah satu Perumahan di Kabupaten Bangkalan ini selalu membayar dengan tarif diluar batas kewajaran.

“Uang yang saya bayar cukup banyak setiap bulannya padahal setelah di cek seharusnya hanya puluhan ribu dan kemarin saya bayarnya berkisar sampai Rp.500.000 rupiah, pihak PLN hanya mengganti meteran yang rusak, saya tidak mau uang saya juga harus kembali” katanya kepada wartawan jurnalmadura.com, Selasa (26/02/2020)

Pangki selaku manager PLN Kabupaten Bangkalan mengklaim bahwa pihaknya tidak bisa memeriksa meteran pihak (RHM) dikarenakan meterannya ada diarea rumah tertutup.

Baca Juga:  Perahu 'SURGAKU' Pengangkut Rombongan Pengantin Hilang Kontak

“Meterannya ada didalam rumah jadi susah diperiksa, kita biasanya memeriksa setiap bulan, nah kalau ada kerusakan seperti ini kan tidak bisa terdeteksi karena mungkin pada saat pihak PLN memeriksa rumah kosong dan area rumah yang cukup tertutup jadi kami tidak bisa periksa dan memakai metode rata-rata bukan perkiraan” jelasnya.

Pangki juga mengatakan, kerugian dengan nominal yang telah disebutkan oleh pihak (RHM) adalah perkiraan saja.

“Itu pelanggan yang mengestimasi kelebihannya segitu padahal di kami bukan kelebihan jadi nanti kita hitung kembali berapa yang sudah dipakai, harus kita cek dan kita ukur dulu” ucapnya.
Pangki sudah menginstruksi pihak PLN untuk mendatangi rumah tersebut karena beberapa kali pihak yang mengaku dirugikan tidak kunjung mendatangi PLN Bangkalan.

“Kami sudah menghubungi pihak keluarga tersebut, tapi tidak kunjung kemari, jadi kita saja yang kesana” ujar Pangki menutup.

Reporter: Fara
Editor: Mahallil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.