jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Anggota Komisi I DPRD Pamekasan Anggap Dana Rehab Ringan Pagar Kecamatan Kota Tidak Wajar

Selasa, 25 Februari 2020 | 7:09 pm
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 454
google.com, pub-2033676592392824, DIRECT, f08c47fec0942fa0

PAMEKASAN – Direktur CV An-Nur (Nurhadi) merupakan pemilik pekerjaan rehab ringan pagar di Kantor Kecamatan Pamekasan. Dia mengakui pekerjaan yang seumur jagung itu menelan paku anggaran kurang lebih 63 juta.

Hal itu diungkapkan kepada awak media setelah pekerjaan tersebut roboh yang dianulir akibat bencana alam (hujan lebat) yang melanda Bumi Gerbang Salam pada hari Senin, (17/2/2020) lalu.

Menurutnya, saat ini dia sedang tertimpa musibah. Lantaran, kegiatan yang sedang dalam masa pemeliharaan itu kini telah roboh, Selasa, (25/2/2020).

“Saya kena musibah dan ini sudah resiko bagi saya. Kalau soal pondasi pagar itu di RAB nya tidak ada,” tuturnya saat diwawancara di rumahnya.

Lebih lanjut Nurhadi menyatakan, bahwa pihaknya bersedia untuk memperbaikinya, karena dia menyadari, pekerjaan itu masih tahap pemeliharaan dan menjadi tanggung jawabnya.

”Iya tentunya saya siap, karena ini sudah menjadi tanggung jawab saya selaku rekanan,” tegasnya Owner CV An-Nur itu.

Baca Juga:  Sebanyak 150 Napi Belum Mendapat SK Remisi HUT RI Ke-74

Bahkan, tambah dia, dalam jangka waktu dekat ini, dia akan segera memperbaikinya.

“Dalam Minggu-minggu ini, karena ini sudah menjadi tanggung jawab saya mas,” ucapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pamekasan, Hamdi menyampaikan bahwa pekerjaan rehab ringan yang menelan paku anggaran sebesar itu sangat merugikan, karena dia menilai ada indikasi kebocoran uang negara.

“Kalau kemudian itu rehab ringan yang dilakukan oleh Dinas, maka itu jelas merugikan, karena uang negara terbuang sia-sia,” ungkapnya kepada Reporter JurnalMadura.com saat diwawancara di kantornya.

Kemudian, Politisi Partai Bulan Bintang ini mengungkapkan, dana sebesar itu sangatlah fantastis, jika hanya untuk kegiatan rehab ringan.

“Kalau dengan dana sebesar itu saya rasa itu tidak wajar untuk rehab ringan,” jelasnya.

Reporter: Jadid
Editor: Halili

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.