jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Hujan Menjadi Kambing Hitam Ambruknya Pagar Kecamatan Yang Baru Dibangun Menggunakan Dana PAK 2019

Kamis, 20 Februari 2020 | 5:15 pm
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 448
google.com, pub-2033676592392824, DIRECT, f08c47fec0942fa0

PAMEKASAN – Camat Pamekasan, Saudi Rahman minta secepatnya pihak rekanan (Kontraktor) Rehab Pagar yang berada di depan Kantor Kecamatan Kota, jalan Trunojoyo, Pamekasan, bertanggung jawab.

Hal itu ditegaskan setelah pagar yang direhab dengan menggunakan dana PAK tahun anggaran 2019 sebesar kurang lebih 60 juta itu roboh, diakibatkan oleh bencana alam (Hujan lebat) yang melanda Bumi Gerbang Salam pada hari Senin, (17/2/2020) kemarin.

Menurutnya, robohnya bangunan pagar yang masih seumur jagung itu diakibatkan adanya intensitas hujan yang sangat tinggi, sehingga pagar yang mulanya berdiri tegak harus berserakan setelah dilanda bencana alam, Kamis, (20/2/2020).

“Kita sedang dapat musibah bencana alam, kita tahu hari Senin itu intensitas hujan sangat tinggi hingga terjadi genangan air dimana-mana. Sedangkan pagar roboh itu sekira jam 16.30 WIB, dimana hujan terjadi sejak jam 11.00 WIB yang tidak henti-hentinya,” jelasnya saat diwawancara oleh Reporter JurnalMadura.com

Namun, tambah dia, bahwa peristiwa yang terjadi, yang disebabkan oleh bencana alam itu telah dia sampaikan kepada beberapa pihak terkait seperti, tim teknis dan Pemerintah Kabupaten Pamekasan (Pemkab).

“Sore itu saya menghubungi dan minta bantuan kepada tim teknis untuk mengetahui penyebabnya, kemudian saya melaporkan kejadian kepada Bupati Pamekasan dan BPBD Pamekasan,” tuturnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan mengenai persoalan kualitas bangunan tersebut, bahwa dirinya tidak bisa menilai terkait kualitas bangunan, karena keterbatasan pengetahuan teknis. Namun, pihaknya telah meminta bantuan tim teknis untuk menilai kualitas bangunannya.

Baca Juga:  DP3AKB Mengklaim, Angka Pemerkosaan Di Sumenep Menurun

“Saya tidak bisa mengukur itu, karena saya bukan tim teknis, sehingga saya tidak bisa menentukan kualitas bangunan itu baik atau tidaknya, tapi saya sudah menghubungi tim teknis untuk mengkaji persoalan itu dan untuk mengetahuinya,” jelasnya

Bukan hanya itu kata dia, bahwa pihaknya telah berupaya menghubungi rekanan untuk bertanggung jawab, sebab pagar yang berada di depan kantor kecamatan itu masih dalam masa pemeliharaan.

“Alhamdulillah hasil komunikasi saya dengan rekanan, insyaallah rekanan itu bersedia untuk bertanggung jawab, karena masih tahap pemeliharaan dan yang paling penting harus seperti bangunan asalnya (sebelum ambruk),” ungkapnya.

Kemudian, dia berharap kepada pihak rekanan untuk segera melakukan perbaikan, karena dia sangat kawatir akibat robohnya Pagar itu akan menghambat terhadap saluran air yang berada di sebelahnya.

“Secepatnya untuk dimulai perbaikan itu, setidaknya Minggu ini atau Minggu depanlah, karena lebih cepat lebih baik,” ucapnya dengan nada penuh harap.

Sekedar diketahui, bahwa Camat Pamekasan tidak mengungkapkan nama CV yang telah mengerjakan program rehab pagar yang berada di depan kantor Kecamatan Pamekasan, saat ditanya oleh Reporter JurnalMadura.com

Disisi lain, Kepala Inspektorat Pamekasan, Moh Alwi menyampaikan, bahwa sampai saat ini pihaknya belum mendapat laporan atas robohnya Pagar Kantor kecamatan Pamekasan itu.

“Belum ada laporan, kalau ada laporan pasti kami tindak lanjuti,” cetusnya.

Reporter: Jadid
Editor: Halili

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.