jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Mendapat Kucuran Dana Revitalisasi Sangat Besar, Pasar Rakyat 17 Agustus Pamekasan Tetap Kumuh dan Becek

Rabu, 15 Januari 2020 | 10:45 pm
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 443
google.com, pub-2033676592392824, DIRECT, f08c47fec0942fa0

PAMEKASAN – Lokasi Pasar Rakyat 17 Agustus Kabupaten Pamekasan becek, Aktivis Pamekasan Soroti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat tidak maksimal dalam pengelolaan Pasar.

Menurut  Aliansi Pemuda Peduli Rakyat (Alpart), Basri menyampaikan, bahwa Dinas terkait seharusnya memperhatikan kondisi pasar, sehingga akses pasar tersebut tidak semraut seperti sekarang.

“Pemerintah harusnya peka terhadap kondisi Pasar yang sejauh ini di anggap Pasar utama (batik) Pamekasan,” ucapnya saat diwawancara oleh Reporter JurnalMadura.com. Rabu (15/01/2020)

Lebih lanjut, Basri menilai Dinas terkait acuh terhadap Pasar tersebut. Padahal, Pasar itu merupakan salah satu aspek perekonomian masyarakat Pamekasan.

“Mestinya perawatan pasar ini juga dijaga sebaik mungkin, sebab hal ini bagian dari aspek perekonomian masyarakat setempat,” cetusnya.

Baca Juga:  Menteri Terbaik Dunia dan Rendahnya Pertumbuhan Ekonomi

Kemudian, dia sempat menyinggung terkait anggaran yang dihabiskan untuk Revitalisasi Pembangunan pasar tersebut, yang sumbernya tidak lain dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 dan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Kementerian Perdagangan RI Tahun Anggaran 2019.

“Ini sudah tidak sesuai dengan kondisi pasar yang tak karuan itu. Bahkan, timbul tanda tanya, dikemanakan uang Miliaran itu,” Ungkapnya.

Sementara itu, Kasi PLT Pasar, Imam Hidajad saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp pihaknya menanggapi, bahwa dia tidak punya wewenang.

“Maaf mas, saya tidak berwenang menanggapi, ini semua wewenang Kadis,” jelasnya singkat.

Reporter: Jadid
Editor: Halili

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.