jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Anggota Komisi II DPRD Sumenep Sebut WMS Program Unggulan Bupati Sumenep Perlu Dievaluasi

Tuesday, 21 July 2020 | 6:14 pm
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 104

SUMENEP – Program Wirausaha Muda Sumenep (WMS), yang merupakan program unggulan Bupati Sumenep, Busyro Karim, dinilai pelaksanaanya kurang makasimal dan perlu di evaluasi

Hal tersebut di ungkapkan langsung oleh Holik, anggota komisi II DPRD Sumenep, dia memaparkan bahwa selama 4 tahun WMS beroprasi yakni dari tahun 2016 sampai tahun 2020 ini, hasilnya kurang maksimal

“Dari penyelenggara, rekrutmen, dan hasilnya seperti apa. Selama 4 tahun bergulir, program WMS ini komisi II DPRD Sumenep memandang tidak ada hasil yang maksimal,” ungkapnya, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (21/07/2020).

Dia menjelaskan bahwa, komisi II DPRD Sumenep telah sering memonitoring dan mempertanyakan keaktifan WMS yang sudah beroprasi sejak tahun 2016 silam tersebut

Baca Juga:  Harga Gula Pasir Melambung Tinggi, Ketua Kadin Sumenep Minta Pemerintah Melakukan Operasi Pasar

“Sehingga kemudian teman-teman komisi ini mempertanyakan itu, faktanya memang begitu, bahwa hasil dari pelatihan itu kurang,” kata Holik.

Tidak hanya dari segi pelaksanaan yang harus di evaluasi, Holik juga menyinggung terkait serapan anggarannya. Pasalnya, WMS mendapat asupan Rp. 8 Miliar setiap tahun yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sumenep.

“Setiap tahun WMS mendapat 4 miliar untuk pelatihan, dan 4 miliar untuk peralatan. Jadi kalau sudah 4 tahun, ya kita bisa bayangkan, 4 miliar tinggal dikalikan,” paparnya.

Bahkan dia mengaku, saat melakukan komunikasi dengan Dinas Koperasi Usaha Micro Kecil dan Menengah (UMKM) Sumenep, untuk mendapatkan database, sering dijelaskan bahwa rekapan data peserta belum juga selesai.

Baca Juga:  Meski Tak Dapat Rekom Dari Camat, Kades Lapa Laok Pecat Perangkat Desa Dengan Dasar Fiktif

“Berapa kali sudah kami minta datanya di Dinas Koperasi. Minimal dari tahun 2017, ya jawabannya tidak ada. Artinya kalau tidak punya data masak tidak merekab,” kata Holik dengan nanda kecewa.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPRD Sumenep, Hamid Ali Munir, menegaskanbahwa terkait adanya temuan dari komisi II harus segera ditindaklanjuti dan diselesaikan

“Yang jelas serapan atau temuan ini akan menjadi atensi kepada Bupati sebagai kepala daerah,” singkatnya pada media ini.

Reporter: Masyhuri
Editor: Mahallil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.