jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Tagihan Pelanggan PLN Membengkak Dua Kali Lipat, PLN Sumenep Beri Konpensasi

Jumat, 14 Februari 2020 | 10:26 pm
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 399
google.com, pub-2033676592392824, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SUMENEP – Fauzan (38), warga Dusun Ahadan, Desa Banjar Timur, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengeluh atas pelayanan salah satu oknum Perusahaan Listrik Negara (PLN) setempat.

Pasalnya, Pemabayaran PLN milik Fauzan pada Bulan Desember 2019 yang lalu meningkat sampai 3x lipat dari pembayaran beberapa bulan sebelumnya.

“Biasanya pada bulan sebelumnya pembanyaran PLN saya hanya sekitar Rp. 115.000 sampai Rp. 140.000. tapi pada bulan Desember yang lalu, tiba-tiba pembanyaranya samapai Rp. 470.000,” ungkap Fauzan pada media ini, di depan Kantor PLN Sumenep, Jumat (14/2/2020).

Dia memaparkan, ketika dikonfirmasi dengan pihak PLN setempat ternyata tidak bisa memberikan solusi yang tepat terkait persoalah itu, dan menyatakan itu kesalahan dari tim kontrol PLN yang salah memasukkan tagihan

“Ketika di cek kepihak PLN ternyata tagihan Kilometer orang lain dimasukkan ke tagihan kilometer saya, bahkan pihak PLN tetap memaksa saya Untuk tetap membayar tagihan sebesar itu,” kata Fauzan sembari menunjukan bukti tagihan PLN.

Baca Juga:  Dihari Pencoblosan. Pasar Ki Lemah Duwur Bangkalan Banyak Yang Tutup

Dia meminta, pihak PLN supaya bersikap tegas kepada pegawainya, yang tidak bertanggung jawab atas kesalahan yang diperbuatnya.

“Bahkan sampai saat ini, oknum PLN yang biasa mengontrol kerumah saya tidak pernah datang lagi, apa sudah ada teguran dari pihak PLN atau tidak saya kurang tahu,” tambahny,

Dikonfirmasi terpisah, Kepala PLN Sumenep, Agus, membenarkan bahwa pada bulan Desember 2019 yang lalu ada kesalah input dari Petugas tim Kontrol PLN Sumenep pada kilometer Fauzan.

“Untuk petugas PLN yang bersangkutan sudah kami konfirmasi, dan benar karena kesalahan input data,” ungkapnya pada media ini, saat dihubungi melalui sambungan selularnya. Jumat (14/02/2020).

Bahkan Agus mengaku, sudah memberikan kompensasi pada bulan Jamuari dan Februari 2020, pada kilometer Fauzan, yakni dengan dikenakan biaya beban sampai stand meter normal.

“Kami sudah berikan kompemsasi pada bulan Januari dan Februari, pada Kilometer yang bersangkutan,” tandasnya.

Reporter: Masyhuri
Editor: Mahallil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.