jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Peringatan Isro Mi’roj 1442 H, Bupati Bangkalan Berharap Akan Menjadi Spirit Sebagai Insan Yang Lebih Baik

Wednesday, 24 March 2021 | 2:23 pm
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 127

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1442 H di Pendopo Agung Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Senin (24/3/2021).

Kegiatan yang bertemakan “Dengan Isra’ Mi’raj kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dalam membentuk ASN yang berakhlak karimah”, selain dihadiri seluruh OPD di lingkungan Pemkab Bangkalan juga dihadiri tokoh agama serta Ketua PWNU Jatim KH. Marzuki Mustamar sebagai penceramah.

Hadir juga dalam acara tersebut Ketua PC NU Bangkalan KH. Makki Nasir, Pengasuh Ponpes Syaichona Moh. Cholil KH. Nasih Aschal, Mantan Wakil Bupati Bangkalan KH. Mondir Rofii.

Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron mengajak momentum Isro’ Mi’roj tahun 2021 ini untuk meningkatkan dan memperbaiki diri, spirit untuk menjadi insan yang lebih baik dan bermanfaat antar sesama.

Baca Juga:  Pelaksanaan Parkir Berlangganan Di Bangkalan Mendapat Penolakan Dari Juru Parkir

“Ketika kita menjaga hal-hal tersebut, insyaallah nantinya anak cucu kita akan menerima nikmat seperti yang kita tanam sekarang,” ucap Ra Latif sapaan akrab Bupati saat memberikan sambutan.

Ia berharap, Isro’ Mi’roj kali akan membawa implikasi kepada masyarakat khususnya bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk berbuat kebajikan dan menjadi hamba yang patuh kepada tuhan.

“Harapan kami, tidak mengurangi nikmat serta barokahnya, dan semoga virus corona segera diangkat oleh Allah SWT,” Harap Bupati

Sementara itu, Ketua PWNU Jatim, KH. Marzuki Mustamar menyatakan, bahwa Bangkalan merupakan kiblat Ahlussunah Waljama’ah di dunia. Bangkalan menjadi cikal bakal lahirnya organisasi besar Nahdlatul Ulama yang di prakarsai Syaichona Muhammad Cholil

Baca Juga:  Sebanyak 6 Pasar Di Bangkalan Direnovasi, Total Anggaran 2 Miliar

“Setelah pembunuhan para ulama di Hijaz, Ulama banyak yang berguru kepada Syaichona Muhammad Cholil untuk belajar Sanad, sedangkan satu-satunya yang ada saat itu hanya Syaichona Cholil,” Jelas KH. Marzuki

Oleh sebab itu, lanjut KH. Marzuki, ia berharap buat semua pejabat dan masyarakat Bangkalan, untuk menjaga marwah Syaichona Cholil dengan cara berperilaku baik, jujur dan bijak dalam dalam melaksanakan tugas.

“Menjaga moral adalah bagian dari identitas agama Islam, jika moral kita baik maka kewibawaan agama Islam semakin akan semakin disegani,” Katanya (advertorial)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.