jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Pasien Covid-19 Ke-4 Sempat Ditangani Dokter Di Bangkalan, Rapid Tes Negatif, Di Rawat Di RSJ Menur Rapid Tes Positif

Selasa, 14 April 2020 | 7:18 am
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 303
google.com, pub-2033676592392824, DIRECT, f08c47fec0942fa0

BANGKALAN – Kabupaten Bangkalan terus mengalami peningkatan pasien positif corona virus disease atau Covid-19, setelah tim gugus tugas Covid-19 mengumumkan 3 pasien positif asal Kecamatan Blega dan Kecamatan Klampis, kali ini pasien positif Covid-19 asal Kelurahan Mlajah Kecamatan Kota Bangkalan.

Setelah didesak, akhirnya hari ini, Senin (13/4/2020) Tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Bangkalan, melalui humasnya mengumumkan secara resmi pasien positif ke-4, yakni TR (20) yang tinggal disalah satu perumahan yang ada di Kota Bangkalan.

“Iya pasien positif virus ini tinggal di salah satu perumahan di Kelurahan Mlajah Bangkalan,” terang humas gugus tugas covid-19 Bangkalan, Agus Zaen.

Pada awalnya, lanjut Kadis Kominfo Ini, pasien ini setiap harinya bolak-balik Bangkalan-Surabaya, ia bekerja disalah satu rumah makan yang ada di Surabaya dan pada tanggal 22 Maret pasien mengalami sakit kemudian pulang ke kampung asalnya di Kecamatan Socah (tidak ada nama desanya).

“Awalnya ia di rawat di Puskesmas Socah selama 2 hari, dari tanggal 22 – 24, namun karena tidak mengalami perkembangan akhirnya berobat ke salah satu Dokter di Bangkalan dengan hasil diagnuse dokter ia sakit Tuberculosis, kemudian dokter memberikan rujukan ke RSUD Syamrabu Bangkalan,” ucap Agus

Baca Juga:  Yodika Saputra Apresiasi Kinerja Polres Bangkalan Dalam Penanganan Kasus Tipidkor Bansos PKH

Sebebelum dirujuk ke RSUD Syamrabu Bangkalan, Dokter yang menangani sudah melakukan rapid tes mandiri yang hasilnya negatif, kemudian pada tanggal 23 Maret pasien datang ke UGD RSUD Syamrabu Bangkalan.

“Pasien menjalani pemeriksaan di UGD RSUD Syamrabu selama 3 jam, kemudian pasien mintak pulang paksa sebelum masuk kamar rawat inap,” terangnya

Karena tidak mengalami perkembangan dan sakitnya masih tetap, akhirnya pasien diduga mengalami depresi dan pada tanggal 3 April 2020 keluarganya kemudian membawa pasien ke RSJ Menur (kalau dalam rilisnya gugus tugas civid-19, hanya menyebut RS M di Surabaya).

“Pada tanggal 6 April, petugas surveilans mendapat informasi bahwa seorang pasien asal Bangkalan yang dirawat di RS M Surabaya positif Corona hasil rapid tes,” kata agus

Kemudian pada tanggal 7 April, petugas surveilans Puskemas Bangkalan menelusuri ke rumah pasien dan meminta seluruh keluarga melakukan isolasi mandiri selama 14 hari kedepan, pada tanggal 12 April hasil laboratorium litbangkes Jakarta bahwa pasien atas nama TR hasil rapid tes dinyatakan positif Covid-19, kemudian pada tanggal 13 April tim Dinkes Bangkalan bersama Puskesmas Socah melakukan tracing keseluruh keluarga pasien sebanyak 12 orang untuk dilakukan rapid tes.

Reporter: Mahallil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.