jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Satu Orang PDP Meninggal Dunia, Satgas Covid-19 Sumenep Nyatakan Negatif Corona

Jumat, 1 Mei 2020 | 10:30 am
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 290
google.com, pub-2033676592392824, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SUMENEP – Satu warga Kabupaten Sumenep berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal dunia, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 setempat menyatakan negatif dari virus Corona atau Covid-19.

Pasalnya, satu Orang PDP tersebut mempunyai riwayat perjalanan selama tiga hari dari jakarta, yang kemuadian di rawat di Rumas Sakit Islam (RSI) Kalianget dengan keluahan sakit di bagian peruntnya.

“Pasien tersebut berstatus ODP, kemudian setelah dilakukan foto Ronsem, kami curiga ada penyakit lain, istilahnya butuh perawatan lebih lanjut,” ungkap Ketua Tim Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Sumenep, dr. Andre, pada awak media usai jumpa pers, Kamis (30/04/2020) malam.

Dengan kondisi yang seperti itu, sambung dr. Andre, pasien tersebut dirujuk ke salahsatu Rumah Sakit (RS) di Surabaya, kemudian di surbaya dilakukan tindakan pembedahan dan di observasi.

“Karena semakin memburuk, maka kemudian pasien tersebut di putuskan berstatus PDP Corona oleh rumah sakit surabaya,” bebernya.

Selanjutnya pasien tersebut dipindahkan keruang isolasi, atau ke ruang perawatan covid-19, dan dilakukam rapid tes dan tes Swab, hasilnya menyatakan negatif Covid-19.

Baca Juga:  Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumenep Mengundurkan Diri

Berdasarkan hasil tes tersebut, akhirnya kata dr. Andre, keluarga pasien, meminta pasien akan di bawa pulang, dan akan di rawat dirumahnya. Meski kondisi pasien makin kritis dan memburuk

“Jadi yang bersangkutan merupakan PDP yang tidak terkonfirmasi Covid-19,” tuangnya.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, Agus Mulyono membenarkan, satu orang tercatat sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dari rumah sakit Surabaya.

“Inisial S (30) Warga Pasongsongan. Dia sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Surabaya, karena penyakitnya dan dilakukan tindakan operasi,” kata agus saat dikonfirmasi oleh awak media melalui sambungan teleponnya.

Dia menjelaskan bahwa, setelah dilakukan rapid test dan tes swab, hasilnya menyatakam pasien itu terkonfirmasi negatif Covid-19.

“Yang menentukan PDP itu bukan dari rumah sakit Sumenep, melainkan dari Rumah Sakit Surabaya,” bebernya.

Dia mengatakan, jika pihak Satgas Covid-19 Sumenep sudah telah meminta pada pihak keluarganya agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di RSUD Sumenep. Akan tetapi pasien langsung dibawa pulang oleh keluarganya.

Reporter: Masyhuri
Editor: Mahallil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.