jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Aliansi Mahasiswa Peduli Sumenep Menyoal Kebijakan dan Realisasi Anggaran Covid-19

Senin, 8 Juni 2020 | 3:50 pm
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 290
google.com, pub-2033676592392824, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SUMENEP – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Sumenep (AMPS) audiensi dengan Bupati Sumenep meyeoal terkait Kebijakan dan Realiasi anggaran pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Sumenep

Diketahui sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep telah menganggarkan Rp 95 miliar untuk pendanaam percepatan penanggulangan wabah Covid-19 di kota yang berlambang Kuda Terbang ini.

Dari hal tersebut, pasalnya tidak ada tim yang khusus untuk mengawasi realiasasi anggaran yang nilainya tidak sedikit itu, hal ini mahasiswa lintas kampus meminta instansi terkait membentuk tim pengawas terkait realisasi anggaran tersebut.

“Kami mahasiswa meminta supaya pemerintah membentuk tim pengawasan, karena ini sepertinya masih panjang,” ungkap koordinator AMPS, Hendra Prayogi usai audiensi, Senin (08/06/2020).

Dia melanjutkan bahwa sejauh ini, Pemkab Sumenep terkait anggaran Rp 95 miliar tersebut masih sebatas penyediaan. Sehingga setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait tidak menyerap anggaran tersebut secara keseluruhan

“Kami apresiasi banyaknya kebijakan yang sangat luar biasa dari Pemkab Sumenep. Hanya saja, pengawalan dari kebijakan tersebut masih kurang,” tambahnya.

Baca Juga:  Gegara Membuat Potas Tanpa Izin, Dua Pemuda Asal Pragaan Sumenep Ditangkap Polisi

Dia menyebut, ada beberapa OPD yang dianggap belum melakukan transparansi data. Seperti Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep.

“Termasuk juga beberapa kecamatan dan desa yang belum terlaksana terkait kebijakan yang sudah dikeluarkan oleh Pemkab Sumenep,” jelasnya.

Maka dari itu, kata Hendra, AMPS menuntut Pemkab Sumenep harus mengambil alternatif kebijakan yang berpihak terhadap segenap kebutuhan masyarakat secara proporsional serta evaluasi transformatif yang dapat melahirkan perbaikan-perbaikanberbagai sektor kehidupan secara komprehensif.

“Sehingga di tengah wabah masyarakat dapat melaksanakan aktivitas di rumah dengan tenang serta pencegahan dan penanganan virus secara menyeluruh,” terangnya.

Sementara itu Bupati Sumenep A. Busyro Karim menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian mahasiswa, dan pertanyaan mahasiswa sudah dijawab sepenuhnya.

“Insyaallah jawaban itu sekalipun tidak memuaskan seratus persen, tetapi sudah ada gambaran bagaimana kami bekerja,” kata Bupati Sumenep usai audiensi di kantor Pemkab setempat.

Reporter: Masyhuri
Editor: Mahallil

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.