jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Marak Parkir Liar Di Bahu Jalan, FARA Datangi Kantor DPRD Pamekasan

Selasa, 28 Januari 2020 | 2:54 pm
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 604
google.com, pub-2033676592392824, DIRECT, f08c47fec0942fa0

PAMEKASAN – Forum Aspirasi Rakyat Madura (Fara) Demo kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, menuntut Dinas Perhubungan (Dishub) mencabut parkir berlangganan.

Menurut Ketua Umum Fara, Abdur Rahman, bahwa parkir berlangganan yang ada di Bumi Gerbang Salam sampai saat ini tidak terlaksana dengan baik, karena berdasarkan temuannya di lapangan banyak Juru Parkir (Jukir) binaan dari Dishub masih saja melakukan retribusi parkir di area bahu jalan. Padahal, masyarakat sudah berlangganan saat melakukan perpanjangan kendaraan.

“Cabut atau revisi peraturan daerah atau Perda tentang parkir berlangganan karena tidak efektif dan kembalikan uang rakyat dari hasil retribusi tempat parkir karena dinilai tidak efektif,” jelasnya saat diwawancara oleh Reporter JurnalMadura.com, Selasa (28/01/2020)

Sedangkan, tambah Arman nama akrabnya, titik pemitakan antara parkir umum dan parkir khusus sampai saat ini terkesan amburadul. Sehingga, tidak menutup kemungkinan Dinas terkait mengambil keuntungan.

“Perbaiki tata kelola parkir di Kabupaten Pamekasan,” tegasnya.

Baca Juga:  Pasien PDP Meninggal Di RSUD Dr.H. Slamet Martodirdjo Pamekasan Positif Covid-19

Selanjutnya, Komisi IV DPRD Pamekasan, Mohammad Sahur menyatakan, bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi tentang Peraturan Daerah (Perda) parkir, berdasarkan temuan-temuan yang disampaikan oleh teman-teman aksi (Fara).

“Ini akan kami jadikan bahan evaluasi terkait apa yang disampaikan oleh sahabat-sahabat Fara,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dishub, Ajib Abdullah menanggapi persoalan yang menjadi tuntutan para aksi demonstran itu, yang selama ini dianggap parkir berlangganan kurang efektif.

“Parkir berlangganan ini cukup bagus. Bahkan, bisa mengantisipasi adanya kebocoran. Bayangkan saja, di tahun 2011 PAD hanya 80 juta, sekarang (2019) 3 Milyar itu dari parkir berlangganan saja, belum parkir khusus,” ungkapnya.

Kemudian, Ajib nama akrabnya menuturkan, bahwa pihaknya selama ini telah memberikan pelayanan yang maksimal, jika memang ada yang lemah dari pelayanan itu maka dia berharap kepada para Aksi untuk saling mengevaluasi.

“Kalau memang dari Dinas yang kurang pelayanan, pelayanan yang mana yang harus kami perbaiki, mari kita evaluasi,” ucapnya.

Reporter: Jadid
Editor: Halili

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.