jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Dinas Peternakan Bangkalan Keluhķan Minimnya Dokter Hewan

Selasa, 7 Januari 2020 | 5:02 pm
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 419

BANGKALAN – Jumlah dokter hewan (ASN) yang ada di Kabupaten Bangkalan masih sangat minim sehingga dinas terkait yakni Dinas Peternakan (Disnak) kabupaten Bangkalan cukup kesulitan dalam melaksanakan program-program pemerintah dalam hal seputar pemeriksaan pada hewan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala dinas (kadis) peternakan Ahmad Hafidz dimana dokter hewan yang ada di Kabupaten Bangkalan hanya ada 10 orang.

“Dokter hewan kita kurang, minim 1 kecamatan ada 1 hewan namun faktanya kita hanya memiliki 10 dokter hewan. Di Kabupaten Bangkalan ada 18 kecamatan jadi harusnya ada 18-20 dokter hewanlah,” katanya. Selasa (07/01/2020)

Hafidz menjelaskan bahwa pada dasarnya untuk merawat atau sekedar menyuntik hewan bisa saja dilakukan oleh pendamping namun masih tetap membutuhkan dokter hewan.

Baca Juga:  Minta Jadi PNS, Ratusan Perawat Datangi Kantor DPRD Sumenep

“Pendamping juga bisa melakukan penyuntikan atau pemeliharaan namun kan memang dokter hewan adaalah sebuah keahlian khusus, memang sangat memahami ilmu tersebut jadi masih sangat dibutuhkan dan jelas berbeda dengan pendamping,” jelasnya

Dia juga mengatakan bahwa pihaknya telah melapor ke BKPSDA soal perekrutan ASN dokter hewan namun kuota yang harusnya tersedia malah tidak ada.

“Sebenarnya kemarin dokter hewan telah di laporkan ke bkpsda tapi malah kuotanya tidak ada. Malah lima orang dokter hewan tidak tetap mendaftar cpns ke sampang, kita juga tidak bisa melarang hak mereka padahal kita sangat kekurangan, ya semoga ditahun berikutnya pemerintah daerah bisa mengatasi dengan adanya perekrutan,” ujarnya menutup.

Reporter: Fara
Editor: Mahallil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.