jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Uji Kelayakan Asrama UTM Sebagai Alternatif Karantina. Mahasiswa: Kalau Bisa Taruh Gedung Lain

Tuesday, 15 June 2021 | 12:57 pm
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 64

BANGKALAN – Waka Polda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, bersama Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono dan Pejabat Utama Polda Jatim, didampingi Rektor UTM, Kapolres Bangkalan serta Wakil Bupati Bangkalan melakukan uji kelayakan alternatif karantina Orang Tanpa Gejala (OTG) covid-19 di Gedung Asrama UTM.

Waka Polda Jatim menjelaskan, tempat isolasi di gedung asrama Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dapat menampung sebanyak 336 orang.

“Untuk ruang isolasi dapat menampung sebanyak 336 orang dengan rincian Flat Asrama berjumlah 2 Flat, masing-masing Flat memiliki 42 kamar dengan kapasitas maksimal 4 orang per kamar,” jelas Brigjen Slamet Hadi Supraptoyo, Senin (14/06).

Baca Juga:  22,4 M Buat Guru Ngaji Dan Madin Selama Pandemi Covid-19, Disdik: Tidak Ada Perubahan Anggaran, Cuman Merubah Nama

Hal ini dibenarkan Wakil Bupati Bangkalan Moh. Mohni, dirinya menyampaikan bahwa kamar telah disiapkan jika pasien covid-19 di Bangkalan terus meningkat.

“Satu kamar itu bawah atas (ranjang susun), kalau masih meningkat terus (pasien covid-19) gedung itu akan dipakai. Juga akan disiapkan oleh Provinsi,” ungkapnya.

Terkait penolakan dari pihak mahasiswa, Wabup Bangkalan mengatakan bahwa sudah ada langkah konkrit dari Pemprov Jatim untuk menindaklanjuti perihal tersebut.

“Tadi sudah diputuskan oleh Gubernur Jatim melalui Sekretaris Provinsi, mengambil langkah untuk tidak melewati kerumunan akan dibuatkan jalur khusus. Kemudian asrama kita beri pagar seng, sehingga nanti yang ada didalam tidak mengganggu mahasiswa begitu pula sebaliknya,” jelasnya.

Baca Juga:  Anggaran Program Bedah Rumah Tembus 3,4 M. Masyarakat Bisa Mengajukan: Ini Syaratnya

Namun demikian, mahasiswa dan warga sekitar kampus UTM tetap merasa resah. Mereka berharap ini adalah opsi terakhir supaya bisa memaksimalkan gedung-gedung lain di Kabupaten Bangkalan.

“Atas dasar kemanusiaan, pasti ada pro dan kontra. Kami menerima, tapi masyarakat dan mahasiswa tetap resah. Kalau masih bisa, harapannya taruh di gedung lain yang ada di Bangkalan,” ungkap Wakil Presiden Mahasiswa BEM-KM UTM, Moh. Lutfi Hidayat.

Reporter: Dimas
Editor: Mahallil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.