jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Dua Warga Pamekasan Positif Terinfeksi Virus Corona Covid-19

Senin, 6 April 2020 | 4:20 pm
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 269

PAMEKASAN – Kedua Pasien yang sebelumnya masuk dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) saat ini statusnya naik menjadi positif Corona Virus Disease Covid-19 di Kabupaten Pamekasan.

Ketua Satgas penangan Covid-19, Totok Hartono menyatakan, sesuai dengan laporan dari Tim Satgas Kabupaten Pamekasan ke Provinsi, dari Provinsi ke Pemerintah Pusat, kemudian dari Pemerintah Pusat turun ke Provinsi menginformasikan bahwa, pasien terkonfirmasi positif, Senin (6/4/2020).

“Sebagaimana kita ketahui bersama, pada hari Minggu (5/4/2020) sekira jam 17.00 tadi sore ada informasi bahwa, Pamekasan bertambah satu terkonfirmasi positif Covid-19 dan pasien tersebut sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Dr.H. Slamet Martodirdjo Pamekasan,” tuturnya saat konferensi pers di Mandhapah Agung Ronggosukowati.

Atas perkembangan jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 itu, Totok sapaan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 menghimbau, masyarakat untuk tetap tenang, konsisten dalam menjaga hidup bersih dan mengikuti instruksi tim Kesehatan.

“Kita tetap jangan panik, namun demikian tetap berprilaku hidup bersih dan perketat dengan perkembangan ini, maka masing-masing pribadi kita, agar sama-sama memerangi dengan cara-cara protokol yang disampaikan oleh bidang kesehatan,” ucapnya dengan penuh harap.

Baca Juga:  Sebanyak 150 Napi Belum Mendapat SK Remisi HUT RI Ke-74

Selanjutnya, Juru Bicara Tim Satgas Penanganan Covid-19, Ahmad Marzuki membenarkan, tadi sore sekira Jam 17.00 WIB, pihaknya menerima kabar dari Tim Satgas Provinsi Jawa Timur bahwa, pasien PDP 3 yang di rawat di RSUD tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.

“Jadi, kami menerima laporan hasil laboratorium dari Pemerintah Pusat melalui provinsi sekira jam 17.00 WIB untuk pasien PDP tersebut positif Covid-19,”ungkap Kadinkes Pamekasan itu

Sedangkan riwayat perjalanan pasien ini imbuh Ahmad Marzuki, dipastikan dari daerah zona merah atau daerah risiko. Sehingga, pihaknya melakukan pemantauan terhadap pasien.

“Setelah kami pantau, pasien PDP ini mengalami sakit. Kemudian langsung dirawat di rumah sakit, sejak tanggal 31 Maret 2020,” katanya.

Sekedar diketahui, pasien pertama berstatus positif Covid-19 di Kabupaten Pamekasan berusia 11 tahun dan meninggal dunia pada hari Jum’at (20/3/2020) lalu.

Reporter: Jadid
Editor: Mahallil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.