jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Pemkab Pamekasan Gelontorkan Dana DBHCHT Untuk Pembinaan  dan Pelatihan Keterampilan

Jumat, 23 Juli 2021 | 3:55 pm
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 202
google.com, pub-2033676592392824, DIRECT, f08c47fec0942fa0

PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur Sudah mengalokasikan anggaran dari sumber dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT), bidang kesejahteraan masyarakat tahun 2021. Secara khusus alokasi itu, akan digunakan dalam program pembinaan dan pelatihan keterampilan kerja buruh rokok di Bumi Gerbang Salam. Jum’at (23/07/2021)

Tercatat, total anggaran yang disiapkan untuk kegiatan pemutakhiran kinerja itu sekitar Rp 839 juta. Dan secara teknis akan dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP Naker) Kabupaten Pamekasan.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPMPTSP Naker Pamekasan Supriyanto, nantinya untuk pelaksanaan pihaknya akan bekerja sama dengan empat pabrik rokok lokal Pamekasan. Bahkan sudah ancang-ancang menyewa peralatan pabrik untuk fasilitas dan alat pelatihan dimaksud.

Selain itu, untuk rekrutmen, sudah ada tim fasilitator pelatihan wirausaha baru di masing-masing kecamatan se Bumi Gerbang Salam. Pasalnya Pihaknya menargetkan ada 220 peserta yang akan dilatih dan mendapat fasilitas konsumsi selama jalani pelatihan.

Baca Juga:  Gelar Upacara Kesaktian Pancasila, Bupati Pamekasan: Pancasila Menyatukan Kita

“Peserta yang mengikuti pelatihan hingga selesai dan dinyatakan lulus, akan mendapatkan sertifikat keterampilan kerja (SKTK), sebagai tanda bukti pengakuan kompetensi seorang tenaga kerja di bidang produksi rokok,” ungkapnya, Jum’at (23/7/2021).

Dengan hal itu, diharapkan sertifikat peserta menjadi pertimbangan utama untuk diterima kerja di pabrik. Selain itu, setiap peserta yang lulus juga berhak mendapat bantuan transportasi sebesar Rp 350 ribu sesuai peraturan bupati (perbup) Pamekasan H. Baddrut Tamam.

Bukan hanya itu saja, Pemkab Pamekasan juga beri peserta yang lulus fasilitas pinjaman lunak dari koperasi. Yakni besarannya sekitar Rp 5 juta untuk modal usaha masing-masing, selain bisa berkerja sebagai buruh rokok di pabrik yang memfasilitasi nantinya.(advertorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.