jurnalmadura.com
NEWS TICKER

TKI Asal Sumenep Meninggal Di Malaysia, Disnaker : TKI Itu Tidak Ada Didata Base Kami

Senin, 6 Januari 2020 | 11:42 am
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 328
google.com, pub-2033676592392824, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SUMENEP – Seorang Tenaga Kerja Indomesia (TKI) asal Sumenep meninggal dunia pada hari Sabtu 04 Januari 2020 kemarin, di Masjid Gombak Utara Negara Bagian Selangor Malaysia

Diketahui, TKI tersebut atas nama Moh. Suji (53), Dia meninggal saat hendak melaksanakan solat subuh sekitar jam 05.45 WIB pagi.

Dikutip dari laman makassar.antaranews.com, TKI Sumenep ini  saat ini telah menjalani proses otopsi di salah satu rumah sakit  Kuala Lumpur.

“Almarhum meninggal dunia usai shalat tahiyatul masjid di Masjid Zakaria Gombak Utara, Sekaria, jenasahnya sedang diotopsi di Hospital Kuala Lumpur,” ungkap Muhammad Zainuddin, TKI asal Madura, ketika dihubungi di Kuala Lumpur pada hari yang sama.

Lebih lanjut, Dia memaparkan saat ini jenazah telah diurus saudaranya sendiri dan belum sempat ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.

Sedangkan, Kepala Dinas Tenaga kerja (Kadisnaker) Kabupaten Sumenep, M. Syahrial, mengatakan bahwa dalam data base, tidak ada TKI  asal Sumenep yang berangkat ke Malaysia.

Baca Juga:  Seorang ASN Pemkab Sumenep Diringkus Polisi Karena Membawa Sabu-Sabu

“Saya belum tahu secara pasti seperti apa, sebab saya sedang di luar Kota. Hanya saja setelah saya tanyakan ke staf Kantor, TKI tersebut ilegal,” ungap dia, saat dihubungi jurnalmadura.com melalui sambungan selularnya, Senin (06/01/2020)

Bahkan, Pihaknya menegaskan  jika banyaknya TKI ilegal asal Kabupaten Sumenep yang tetap memilih berangkat dengan persyaratan yang tidak terpenuhi

“Ya begini kalau ilegal, kelengkapan data mereka tidak punya. Di Disnaker datanya tidak ada. Jadi kami sulit untuk berkomunikasi atau mendapatkan datanya,” imbuhnya

Disoal terkait kepulangan jenazah asal Sumenep tersebut, M. Syahrial, mengatakan masih akan mencari informasinya secara rinci.

“Artinya kami masih mencari tahu tentang keberadaannya. Saya juga dengar kemarin di Surabaya, dan beberapa berita media online,” pungkasnya sembari menutup sambungan teleponnya.

Reporter: Masyhuri
Editor: Mahallil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.