jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Gagal Mencoblos : Seorang Mahasiswa UTM Asal Ponorogo Mengadu Ke Bawaslu Bangkalan

Tuesday, 23 April 2019 | 6:19 am
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 284

jurnalMadura.com. Bangkalan- Salah satu Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang membawa formulir model A.5 (undangan untuk mencoblos untuk DPTb) tidak bisa mencoblos. Dhimas Anom Purnomo, merupakan warga Ponorogo yang mengajukan pindah coblos di Bangkalan karena kuliah di UTM. Ia masuk dalam daftar pemilih tambahan atau DPTb.

Pada Rabu lalu (17/4/2019), ia mendatangai TPS 005 Desa Telang untuk mencoblos. Ia juga menuturkan bahwa saat hendak mencoblos pada pukul 9 pagi, petugas KPPS di TPS 005 Desa Telang Kecamatan Kamal, Bangkalan menyuruhnya untuk mencoblos pada pukul 12 siang. Ketika datang lagi pukul 12 siang, petugas KPPS mengatakan bahwa surat suara sudah habis.

Baca Juga:  Usai Pengambilan Sumpah, Ketua DPRD Pamekasan Siap Melakukan Kerja Legeslatif

Akibatnya, Dhimas Anom Purnomo gagal melaksanakan hak konstitusionalnya untuk mencoblos pada pemilu 2019. Kemudian Dhimas melaporkan kejadian tersebut ke Bawaslu Bangkalan.

Petugas KPPS di TPS 005 menjadi pihak terlapor karena diduga menghalangi pemilih untuk melaksanakan hak pilihnya.

Baca Juga:  Kalah Pilkada, Fathorrahman Sah Dilantik Jadi Ketua DPRD Pamekasan Periode 2019-2024

Hal tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Bawaslu Bangkalan dengan mengundang anggota Gakkumdu (Bawaslu, jaksa dan polisi) untuk melakukan pembahasan pertama.

AKP Muhaimin, anggota Gakkumdu dari unsur Polres Bangkalan menyatakan bahwa unsurnya memenuhi untuk dilanjutkan.

“Hal ini bisa dilanjutkan dengan melaksanakan proses pemanggilan pelapor dan terlapor untuk dimintai klarifikasi,” tegasnya.

Senada dengan polisi, Benny Turmudi anggota Gakkumdu dari unsur Kejaksaan Negeri Bangkalan juga menyatakan, bahwa unsurnya memenuhi untuk dilanjutkan.(lil) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.