jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Imbas Jalan Tidak Pernah Diperbaiki, Warga Batumarmar Pamekasan Tanam Pohon Pisang Ditengah Jalan

Rabu, 25 Desember 2019 | 9:44 am
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 2709

PAMEKASAN – Kesal dengan jalan rusak yang tidak kunjung dibenahi, sejumlah warga dusun bindung Desa Pangereman, Kecamatan Batumarmar Pamekasan, melakukan protes dengan menanam pohon pisang di tengah jalan yang saat ini rusak parah, Rabu (25/12/2019)

Aksi protes tersebut dilakukan oleh warga setempat memblokade jalan dengan menanami pohon pisang serta menumpuk pecahan batu Sehingga kendaraan roda 4 terutama truk-truk pengangkut batu border yang ditengarai merusakan jalan tidak bisa melintas.

Wafi Ahmad, salah satu warga setempat mengatakan, Aksi protes tersebut dilakukan karena melihat kondisi jalan sangat parah dan sering menyebabkan pengendara roda dua jatuh dan hingga sekarang belum ada respon dari pemerintah.

“Jalan yang rusak parah sekitar dua kilo meter antara dusun bindung sampai perbatasan desa tobai timur, kondisinya semakin parah apabila hujan turun sehingga dijalan ini sering terjadi kecelakaan pengendara bermotor yg jatoh dikarenakan kondisi jalan yg Rusak,” terangnya.

Baca Juga:  Ribuan Santri Sidogiri Asal Bangkalan Mulai Berdatangan, 7 Santri Suhu Tubuh Di Atas Rata-rata

Jalan tersebut sejak pertama di aspal beberapa tahun lalu, hingga kini belum pernah ada perbaikan, sedangkan jalan tersebut rusak parah apa lagi memasuki musim hujan seperti sekarang.

“Jalan Sudah lama tidak ada perbaikan mulai jalan ini di bangun hingga sekarang belum pernah, Akses Jalan Ketika musim hujan jalan ini menjadi licin bercampur dgn tanah, korban kecelakaan motor mulai dari anak kecil sampai orang tua,” ujar wafi ahmad.

Warga berharap dengan adanya protes tersebut bisa mendapatkan respon dari pemerintah dan secepatnya jalan itu di perbaiki.

Reporter: Asy’ari
Editor: Mahallil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.