jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Cegah Peredaran Narkotika, Pemkab Pamekasan Bentuk BNNK Kabupaten

Sabtu, 11 Januari 2020 | 4:19 pm
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 467
google.com, pub-2033676592392824, DIRECT, f08c47fec0942fa0

PAMEKASAN – Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Pamekasan bersama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Sat Narkoba Polres dan Dandim 0826 Pamekasan, rencanakan kenaikan status BNK menjadi Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) di ruang rapat Wakil Bupati Pamekasan.

Menurut Kepala BNK Pamekasan, Raje’e menyampaikan bahwa pihaknya bersama beberapa pihak lainnya dalam pertemuan tersebut yaitu untuk menyikapi permasalahan peredaran Narkoba di Pamekasan, Jum’at, (10/1/2020).

“Tadi itu kami membicarakan mengenai strategi khusus dalam memberantas peredaran Narkoba di Pamekasan. Kemudian, kami juga membahas mengenai penaikan status BNK menjadi BNNK,” ucapnya kepada Reporter JurnalMadura.com

Agar gerak langkah mengantisipasi sekaligus mencegah peredaran Narkoba di Pamekasan tidak semakin merajalela atau masif, tentunya, Raje’e beserta pihak terkait lainnya, perlu adanya penguatan terhadap kelembagaan yang menangani Narkoba. Sebab, hari ini BNK sendiri hanya sebatas pada pencegahan, seperti sosialisasi, penyuluhan di berbagai objek seperti pendidikan, pondok pesantren dan semacamnya.

“Jadi, melihat posisi seperti ini kami rasa dengan beban yang cukup besar dan tanggung jawab besar, makanya kami bersama beberapa pihak lainnya perlu menaikkan status BNK menjadi BNNK. Agar fungsi gerak langkah menangani Narkoba ini lebih kuat,” jelasnya.

Baca Juga:  Dua Tersangka Proyek Gedung Dinkes Sumenep Tak Kunjung di Tahan. Kapolres: Berkasnya Akan Dikirm ke Kejaksaan

Lebih lanjut Wakil Bupati Pamekasan itu menjelaskan tentang perbedaan tugas dan kewenangan BNK dan BNNK.

“Kalau BNNK sudah terstruktur dari pusat sampai ke daerah dan anggarannya pun dari pusat ke daerah dan penanganannya pun sudah berbeda, bisa melakukan pencegahan dan penindakan. Sedangkan BNK hanya bisa melakukan pencegahan seperti sosialisasi, penyuluhan dan semacamnya,” tuturnya.

Dalam hal serupa Wakil Ketua Komisi I DPRD Pamekasan, Hamdi, menyikapi persoalan barang haram itu, dia sangat memperhatikan bagaimana nasib Pemuda yang menjadi tulang punggung Bangsa.

“Kita berfikir tentang nasib generasi muda Pamekasan dari pengaruh narkoba itu. Sehingga, kita perlu bekerja sama bagaimana melakukan penangkalan peredaran narkoba ini dan alhamdulillah semua pihak telah sepakat untuk menaikkan BNK menjadi BNNK,” Ucapnya.

Alumni aktivis Pergerakan itu menuturkan, bahwa menaikan status BNK menjadi BNNK di kota Gerbang Salam saat ini sangatlah penting. Karena untuk memberantas peredaran barang-barang haram yang semakin merajalela.

“Jadi, dari penaikkan status kelembagaan ini kita tingkatkan, karena kita hanya tinggal action dan sudah kita bicarakan mengenai beberapa strategi khusus dalam menyikapi permasalahan ini,” ucapnya.

Reporter: Jadid
Editor: Halili

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.