jurnalmadura.com
NEWS TICKER

Pelaku Seni Se-Pamekasan Gelar Aksi Musi Tidak Percaya Kepada DKP Di Depan Mandhapa Ronggosukowati

Kamis, 23 Januari 2020 | 8:40 pm
Reporter : jurnalmadura
Dibaca: 680

PAMEKASAN – Pemuda dan Pelaku Seni Se-Pamekasan aksi bagi-bagi 1000 (seribu) selebaran di depan Mandhapa Ronggosukowati Pamekasan.

Aksi tersebut merupakan bentuk pengawalan dalam aksi sebelumnya yang dilakukan oleh Pemuda dan Pelaku Seni Se-Pamekasan, Kamis, (23/1/2020).

Dalam selebaran itu, tertulis dua poin tuntutan yang ditujukan kepada Bupati Pamekasan (H. Baddrut Tamam), meliputi :

“Bubarkan Dewan Kesenian Pamekasan (DKP) sudah tidak bisa memberikan perlindungan dan memperjuangkan hak kami, khususnya musisi Pamekasan yang terbelenggu dalam berekspresi,”

“Kami juga menuntut kepada Bupati Pamekasan untuk memberikan hak prerogratif-nya sebagai Bupati yang dipilih secara demokrasi oleh rakyat Pamekasan harus menyatakan dengan tegas bahwa pentas atau pergelaran seni di Pamekasan khususnya semua seni musik. Tidak boleh lagi ada penjegalan dan dipermudah dalam proses perizinan kegiatan,” (tuntutan pernyataan sikap).

Baca Juga:  Kemendikbud RI Baru Mengesahkan Satu Bangunan Sebagai Cagar Budaya Di Sumenep

Aksi yang dimulai dari jam 15:30 – sampai 21:30 WIB,
selain bagi – bagi 1000 selebaran yang berisi keritikan terhadap pemerintah ,atas mati surinya kesenian (musik) dikabupaten Pamekasan.

Mereka mengakhiri dengan memberikan santunan kepada anak yatim, salah satu korlap aksi indra menuturkan ini bentuk prostes terhadap pemerintah karena merasa terintimidasi dalam kebebasan berkarya (musik ) pemerintah harus bijak dalam hal ini, karena kesinian juga membantu kemajuan kota Pamekasan.

“Harapan kami kedepan pemerintah hadir dan menjadi fasilitator Dalam melestarikan kesenian musik yang ada di Pamekasan,” katanya

Reporter: Jadid
Editor: Halili

VelocityDeveloper.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.